INSTALLASI DAN CARA MEMBUAT JARINGAN SEDERHANA
MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER
Disusun Oleh Kelompok B :
ANRI RICARDO P (065001600011)
SOVIAN DONY L G (064001600023)
MUHAMAD ICHSAN G (064001600023)
DIMAS ADI PRATAMA (064001600003
Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017
Tujuan
Laporan ini dibuat untuk
menyelesaikan praktikum dua matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini
juga beguna sebagai panduan umum dalam pemasangan software Cisco Packet Tracer dan
juga penggunaannya secara sederhana.
Teori
Percobaan
Packet
Tracer adalah software simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering
digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang
penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan
disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di
Cisco Networking Academy. Tujuan
utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar
dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang
alat-alat jaringan Cisco.
Packet Tracer
terbaru yaitu versi 6.2. Dalam versi ini dapat mensimulasikan Application Layer protocols, Routing
dasar RIP, OSPF, dan EIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada
kurikulum CCNA yang berlaku, sehingga bila dilihat sekilas
software ini bertujuan untuk kelas CCNA.
Taget Packet
Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun terdapat beberapa
batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan pada alat aslinya
yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga Packet Tracer tidak bisa
digunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Dengan keluarnya versi 6,
beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang bukan termasuk kurikulum CCNA,
akan tetapi termasuk kurikulum CCNP.
CARA
PERCOBAAN
11.
Download aplikasi Packet Tracer 7064.
2.Instal Packet Tracer sesuai dengan prosedur yang baik sampai selesai.
3. Setelah selesai menginstal bukalah aplikasi tersebut dengan menggunakan
guest login.
4.
Untuk peripheral2 atau komponen yang dibutuhkan terdapat pada bagian kiri
bawah. Untuk menambahkan Server dan Komputer Client klik pada icon yang
berbentuk Komputer. Kemudian pilih gambar komputer lalu klik pada tempat yang
disediakan (jumlah terserah namun di sini saya memakai 3 buah PC).. juga pada
server (cukup 1)..Kemudian tambahkan switch atau HUB, caranya sama seperti
menambahkan PC/server.
5.
Kemudian hubungkan semua komponen menggunakan kabel, karena menggunakan
perantara Switch / HUB kita menggunakan kabel Straight. Pilih jenis kabel
(Coopper Straight-Through) kemudian klik.kan pada salah satu komponen, sehingga
muncul jenis port (Fast Ethernet) yang terdapat pada komponen tersebut, klik
pada jenis port tersebut.
6.
Kemudian setting IP server. Klik pada icon server yang sudah dibuat.
7.
Pilih Config, lalu pada menu sebelah kiri pilih DHCP. Isi Start IP Address
sesuai kebutuhan, isi juga Subnet Mask. Kemudian tentukan banyak maksimal user
dengan mengisi Maximum number of user. setelah itu klik save. Lalu pada menu
sebelah kiri pilih Fast Ethernet. Isi IP Address Untuk IP Server dan juga
Subnet Mask (biarkan default). Kemudian Close.
8.
Setelah itu kita setting masing-masing PC agar terhubung dengan server.
Klik icon PC – pilih Config kemudian pada menu sebelah kiri pilih FastEthernet.
Ganti IP Configuration menjadi DHCP agar PC mendapat IP Address otomatis dari
server sehingga tidak perlu mengatur. Kemudian Close. (Lakukan pada semua PC)
10.
Untuk melihat proses berjalannya data klik pada Simulation pada bagian
kanan dibawah icon pesan. Kemudian klik Auto Capture / Play sehingga proses
pengiriman dan penerimaan data akan dianimasikan. Selesai sudah kita membuat
Sebuah Jaringan LAN sederhana menggunakan Cisco Packet Tracer.
DATA –
DATA
KESIMPULAN
Berdasarkan
hasil percobaan tersebut, Packet tracer berfungsi untuk melakukan simulasi
jaringan. Dengan simulasi tersebut kita dapat seolah - olah merangkai jaringan
tanpa menggunakan perangkat asli. Hal ini sangat berguna bagi kita karena dapat
mengurangi penggunaan biaya yang dibutuhkan, serta menghemat waktu karena tidak
adanya trial dan error saat melakukan simulasi jaringan.
Link youtube klik disini
Link youtube klik disini





















Sip info yang bermanfaat
BalasHapusTerimakasih atas informasi nya yang sangat bermanfaat:)
BalasHapus