Teguh I. P.
Darius Putra
102017069
Sejak
lahir, kita memiliki hak yang melekat di dalam diri kita masing-masing. Di masa
sekarang kita dapat seluas-luasnya menggunakan hak kita dengan bebas. Namun
masih banyak masyarakat yang salah menggunakan haknya bahkan bisa merugikan
orang lain. Terlepas dari itu, hak yang juga perlu kita perhatikan adalah hak
untuk pendidikan, terutama pendidikan bagi perempuan. Bukan hanya kaum
laki-laki yang pantas ditinggikan dan diutamakan dalam segala hal, baik itu
pendidikan juga namun di satu sisi, laki-laki dan perempuan mempunyai derajat
yang sama. Kaum perempuan pun ingin diperlakukan sama, baik itu secara sikap
maupun moral. Mereka juga ingin hak-hak mereka diterima dan diperlakukan secara
adil dan sama seperti kaum laki-laki. laki-laki diciptakan untuk berdampingan
dan bekerja sama untuk membangun dunia ini, merubah sesuatu yang sudah salah
sejak awal, dan menciptakan hal-hal yang baru demi kemajuan dunia ini, terutama
bangsa kita. Kita patut berbangga bahwa perempuan Indonesia memiliki hasrat,
niat, serta tekad yang kuat untuk bisa diperlakukan secara adil dan ingin
mendapatkan pendidikan sama seperti yang dirasakan oleh laki-laki. Kita patut
berbangga pula bahwa ibu kita R. A. Kartini dengan gigih memperjuangkan dan
mempertahankan tekad dan niatnya agar perempuan bisa mendapatkan pendidikan,
bahkan pula saat ini rakyat Indonesia bisa menikmati hasil dan bebas dari
penjajahan serta juga bisa merubah hidup bangsa ini menjadi lebih baik.